Terima Bansos Dari BPNI, Warga Gunung Sari Ucapkan Terimakasih

Pesawaran – Mendapat bantuan beras 10 kg dari Badan Pangan Nasional Indonesia (BPNI). Sumaryam,warga asal dusun II desa gunungsari kecamatan way Khilau kabupaten pesawaran mengucapkan terima kasih pada pemerintah pusat.

Maryam, sapaan akrab ibu paroh baya ini mengatakan bahwa dirinya sangat senang dan bersyukur karena di tahun 2024 ia baru mendapatkan bantuan beras pangan nasional dari pemerintah pusat.

“Sebelumnya saya tidak pernah mendapatkan bantuan beras, bantuan beras yang saya terima hari ini adalah yang pertama kalinya” ucap Sumaryam saat di mintai keterangan di kantor desa gunungsari, Senin (5/2/2024).

Dikatakan lagi oleh Maryam, dengan adanya bantuan beras ini tentu sangat membantu perekonomian masyarakat khususnya bagi masyarakat yang tidak mampu.

“Saya ucapkan terima kasih pada pemerintah pusat, pemda pesawaran dan pemerintah desa gunungsari. Mudah-mudahan bantuan beras pangan nasional ini terus disalurkan setiap tahun oleh pemerintah” harapnya.

Sementara kepala desa gunungsari Kasam menjelaskan, untuk tertip dan lancarnya pembagian beras pada keluarga penerima manfaat (KPM), pemerintah desa gunugsari terlebih dahulu memberikan himbauan dan membagikan surat undangan pada KPM masing -masing.

“Jadi bagi warga yang mau mengambil beras bantuan ini wajib membawa KK, KTP dan surat undangan yang telah diberikan oleh aparatur dusunnya masing-masing, dengan cara seperti ini tentunya guna menimalisir dari hal yang tidak kita inginkan” Ucap Kasam.

Kemudian, Kasam menerangkan lagi, di tahun 2024 bantuan BPNI desa gunungsari bertambah menjadi 461 KPM, sebelumnya tahun 2023 hanya mendapat 211 KPM. Bantuan beras ini tentunya sangat membantu warganya desa setempat.

“Saya selaku Kades Gunungsari mengucapkan terima kasih pada pemerintah pusat yang telah menambah koata KPM desa gunungsari, semoga adanya penambahan bantuan beras ini bisa bermanfaat bagi warga Gunungsari” ujar Kasam lagi.

Tak hanya itu saja, Kasam juga menegaskan pada warga yang sudah pernah mendapat bantuan beras BPNI agar tidak ber prasangka buruk pada aparatur desa,.karena aparatur desa hanya menyalurkan sesuai dengan data yang ada.

“Dalam data bantuan beras tahun 2024 ada beberapa KPM di dusun 1 saat ini tidak lagi mendapat bantuan. Maka, agar tidak terjadi salah paham bahwa aparatur desa tugasnya hanya menyalurkan bantuan dari pusat sesuai KPM”tegas Kasam.

Diketahui saat pembagian beras pangan nasional Indonesia itu di saksikan langsung oleh Camat Way Khilau Nazam Roni SE. (MP)