Dinas BMBK Provinsi Lampung Raih Dua Predikat Penghargaan Tahun 2023

Bandarlampung – Sekretaris Daerah Provinsi Lampung (Sekdaprov) Fahrizal Darminto menyerahkan dua penghargaan yakni predikat belanja tertinggi melalui Sistem Katalog Elektronik Lokal (SKEL) dan predikat jumlah belanja Non Tender terbanyak pada tahun 2023 untuk Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Plh Kepala Dinas (Kadis) BMBK Provinsi Lampung M. Taufiqullah pada rapat evaluasi pengadaan barang dan jasa tahun 2023, bertempat di Hotel Horison, Senin (20/11/2023).

Sekdaprov Fahrizal mengatakan, dalam Rakornas PBJ 2023 yang digelar LKPP RI, Pemprov Lampung mendapatkan penghargaan dengan kategori jumlah Persentase Produk Dalam Negeri (PDN) terbesar tingkat provinsi.

“Ini adalah kebijakan Presiden, yang
menekankan bahwa uang pemerintah yakni, APBN maupun APBD harus diprioritaskan untuk belanja produk-produk dalam negeri,” ujar Fahrizal.

Menurutnya, aspek pengadaan barang dan jasa harus dikelola secara transparan dan akuntabel. Apabila, tidak dilakukan secara transparan, dan akuntabel akan terjadi pemborosan. 

“Dalam lembaga pemerintah, selain menghindari pemborosan, ada juga untuk kegunaan lainnya. Ini uang pemerintah, sehingga harus dilakukan dengan cara transparan, akuntabel, dan partisipatif,” tukasnya.

Fahrizal menilai, akses progresif atau pengadaan tidak simpel. Namun, untuk lebih transparan terutama produk-produk dalam negeri dengan teknologi digital lebih mudah yakni, melalui e-katalog, E-purchasing dan lain-lainnya.

Ia menambahkan, melalui KEL Provinsi Lampung sudah cukup baik, memiliki capaian 41 etalase dengan 18 ribu lebih produk dari 586 penyedia.

Fahrizal berharap, dengan tekad, semangat, dan dukungan teknologi kinerja pemerintah akan semakin baik dan menghasilkan pembangunan yang berkualitas.

“Dengan dukungan teknologi, kita bisa buktikan akan semakin baik. Ini menjadi komitmen, pemerintah pusat, provinsi, kabupaten dan kota menghasilkan pembangunan yang lebih berkualitas untuk mewujudkan rakyat Lampung berjaya,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Biro (Karo) PBJ Pemprov Lampung, Slamet Riadi menyatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait sistem, tata kelola, dan peraturan-peraturan yang baku sehingga proses pengadaan barang dan jasa akan berjalan dengan lancar. (**)