Sambangi Kantor Staf Presiden, Masyarakat Desa Malangsari Meminta Keadilan

Way Kanan – perwakilan masyarakat Desa Malangsari, kecamatan Tanjung Sari, Lampung Selatan, yang tergabung dalam Dewan Rakyat Lampung (DRL) menyambangi Kantor Staf Presiden (KSP), Senin (23/10/2023).

Kedatangan mereka disambut oleh pak Jimi, Pak Mufti, dan Pak Yusuf selaku perwakilan KSP Deputi 5 di Gedung Kantor KSP.

Dalam penyampaiannya, masyarakat Malangsari meminta agar lahan yang ada di Desa Malangsari dapat dilepaskan dan diberikan kepada masyarakat sesuai dengan yang tercantum dalam Peraturan Presiden (Perpres) nomor 62 tahun 2023 tentang program Tanah Objek Reformasi Agraria (TORA).

Hal itu disampaikan oleh Budi Utomo, selaku perwakilan masyarakat Desa Malangsari.

“Kami ingin menyampaikan pesan kepada Presiden melalui Kantor Staf Presiden bahwa kami masyarakat Desa Malangsari meminta lahan kami dapat diikut sertakan dalam program TORA”.

“Kami berharap, dengan diikut sertakannya Desa kami dalam program itu, kami dapat menerima kepastian hukum atas lahan Desa Malangsari, terutama lahan yang sejak dulu telah menjadi pemukiman warga”. Tambahnya.

Selain Budi, Agus selaku perwakilan masyarakat Desa Malangsari juga menyampaikan bahwa keinginan tersebut didasari atas kegelisahan mereka terhadap mafia tanah yang masih merajalela di Lampung, khususnya Lampung Selatan.

“Kami selama ini resah, sebab lahan yang kami diami dan kami garap tidak pernah diberikan kepastian hukum, kami takut sebab beberapa kali telah terjadi masalah penyerobotan lahan yang menimpa masyarakat kami. Jika kami punya sertifikat, maka kami punya alasan kuat untuk menghentikan tindakan mafia tanah yang ingin menyerobot lahan kami,” ujarnya.

Merespon hal itu, Mufti Makarimal Ahlaq, selaku perwakilan KSP dari bidang Deputi 5 berjanji akan mengkordinasikan masalah yang telah disampaikan oleh masyarakat Desa Malangsari.

“Laporan bapak-bapak telah kami terima, dan selanjutnya akan kami koordinasikan lebih lanjut pada pihak-pihak terkait untuk segera merealisasikan apa yang menjadi harapan masyarakat Desa Malangsari”.

Terkahir, Ahmad Suban Rio, selaku sekretaris jenderal DRL yang juga hadir dalam forum tersebut meminta kepada perwakilan KSP untuk dapat turun langsung ke Desa Malangsari dan desa sekitarnya yang tergabung dalam register 40 untuk meninjau lebih lanjut lahan kawasan yang akan diikut sertakan dalam program TORA. Permintaan itupun di respon baik oleh perwakilan KSP.

“Ya, secepatnya kita akan turun langsung ke lokasi untuk memantau langsung setelah data dan informasi telah tercukupi dan setelah mendapatkan perintah dari atasan” tutupnya. (Kybar)