Pemkab Pesibar Hadiri Rapat Paripurna DPRD Agenda Mendengarkan Pidato Kenegaraan Oleh Presiden RI Joko Widodo

Pesisir Barat – Bupati-Wakil Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dr. Drs. Agus Istiqlal, S.H., M.H., – A. Zulqoini Syarif, S.H., menghadiri rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pesibar dengan agenda mendengarkan pidato kenegaraan presiden Republik Indonesia memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-78, di ruang rapat paripurna DPRD Pesibar, Rabu (16/8/2023).

Rapat paripurna yang dipimpin langsung Ketua DPRD, Agus Cik, S.Pd., tersebut dihadiri 15 dari 25 anggota DPRD Pesibar. Selain itu turut hadir juga Plt. Sekda Pesibar, Drs. Jon Edwar, M.Pd., para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Pesibar, camat, Forkopimda Pesibar-Lampung Barat (Lambar), dan 16 Sai Batin Marga.

Dalam pidatonya, Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo mengatakan saat ini mulai memasuki tahun politik, dimana isu-isu pemilu dan pilpres kondisinya mulai hangat kuku. “Karenanya diharapkan pelaksanaan tahapan pemilu dan pilpres nanti dapat berjalan baik, serta pertarungan politik tetap santun,” harap Presiden.

Selain itu Presiden Jokowi juga menyebut soal target menjadikan Indonesia lima besar kekuatan ekonomi dunia sebagai salah satu komitmen pemerintah dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Harapannya siapapun nanti pemimpinnya dapat melanjutkan kebijakan-kebijakan yang telah dimulai saat ini guna mendukung Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

Presiden melanjutkan untuk peningkatan nilai tambah Sumber Daya Alam (SDA) memerlukan banyak dukungan, salah satunya program hilirisasi yang tidak hanya terfokus pada komoditas mineral, namun juga komoditas nonmineral.

Dalam kesempatan itu Jokowi juga menyorot soal budi pekerti luhur sesama masyarakat Indonesia.

“Mari bersatu menjaga mentalitas masyarakat Indonesia, sehingga kita bisa terus melangkah maju menjalankan transformasi bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” imbaunya.

Masih kata Presiden, pihaknya juga menyampaikan ucapan terima kasih terhadap seluruh jajaran lembaga tinggi negara, para tokoh agama, tokoh masyarakat, guru, budayawan, serta seluruh lapisan masyarakat atas dukungan selama ini.

“Saya sangat menghargai upaya MPR dalam memperkuat pondasi bangsa, meningkatkan pemahaman ideologi bangsa, mengkaji substansi dan bentuk hukum pokok haluan negara, serta menguatkan kerjasama internasional,” kata Presiden.

Tidak hanya itu, Presiden juga mengapresiasi dukungan DPR, DPD, BPK RI, Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi, Komisi Yudisial, dan seluruh lembaga dan organisasi lainnya yang telah mendukung dan berkontribusi terhadap negara.