Ratusan Masa Kepung Kantor Bawaslu Mesuji, Gugurkan Roby Ruyudha Sebagai Calon Bawaslu Mesuji

Mesuji – Dua hari sekretariat Bawaslu di Kabupaten Mesuji di Geruduk Masyarakat, kemarin diskusi santun hari ini Aksi Damai Masyarakat Mesuji menolak keras calon Bawaslu Kabupaten Mesuji Roby Ruyudha yang mencatut domisili di Desa Way Puji Kecamatan Rawa Jitu Utara.

Hasil investigasi berbagai lapisan organisasi masyarakat, Robby Ruyudha bukan berdomisili di Kabupaten Mesuji akan tetapi di Kota Bandar Lampung sebab selama ini Bekerja di Bawaslu Kota Bandar Lampung.

“Seharusnya di indahkan Surat yang di sampai Organisasi KNPI Mesuji Oleh Tim Seleksi sehingga kami tidak Turun Kejalan,” ucap Ismet Masyarakat Orasi.

Lanjut Edi seolah terindikasi tidak berintegritas tim seleksi Bawaslu zona 1, akhirnya mengharuskan kami turun ke jalan. sehingga membuat repot Stakeholders baik dari Jajaran Polres Mesuji, Satpol PP, Kesbangpol serta seluruh pihak terkait.

Peserta aksi demo, Posko Perjuangan Rakyat (Pospera), Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) , Pembela Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat IB) Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) menolak keras ROBBY RUYUDHA,FORUM MESUJI, JPPR, FORKORINDO, PEMATANK, PPM, FIKM, sebagai calon anggota Bawaslu Kabupaten Mesuji, dikarenakan semua fiktif Domisili dan proses pembuatan pun langgar UU dan aturan. Berabasan Kecamatan Tanjung Raya (07/08/2023).

Tuntutan Bawaslu RI gugurkan Calon Bawaslu Kabupaten Mesuji yang bermasalah karena ini Menarik perhatian Masyarakat/publik Se-Indonesia bahkan masuk berbagai TV Nasional.

Usai dari Bawaslu Kabupaten Mesuji gerakan Masyarakat sabangi Dinasdukcapil Mursalin iya mengatakan Roby Ruyudha dalam pembuatan KTP tidak memenuhi syarat sesuai prosedur, karena tidak berdomisili, kenapa buat KTP di Desa Way Puji, secara aturan surat domisili itu bisa keluar bila 6 bulan sudah menempat di Desa tersebut.

Sedangkan Kadespun mengatakan dengan tegas yang bersangkutan tidak pernah berada di Desa Way Puji, dan kami tidak juga kenal ucap rudiono makanya saya sudah buat pernyataan kalau KTP itu tanya capil, secara domisili iya tidak ada tempat tinggal dan tidak berdomisili di Desa Way Puji.

Sonny Imawan Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Indonesia Kabupaten Mesuji Berharap Bawaslu RI pertimbangkan dengan cermat ini akan jadi komplikasi kisru berkepanjangan bila Robby Ruyudha dipaksakan Jadi Bawaslu Kabupaten Mesuji.

Sudah jelas minta ini sesuai apa yang di sampaikan oleh Ketua Apdesi Mesuji berdsarkan surat pernyataan yang di layangkan oleh Kades Wai Puji.

Jepri Ketua DPC Pospera Mesuji menyatakan kepada Bawaslu RI dan menekankan bahwa aksi kita ini tidak main main meminta Roby Ruyudha agar di hapus menjadi calon Bawaslu Mesuji yang tentunya Masyarakat Mesuji ini tidak kekurangan sumber daya manusia sehingga tidak perlu impor dari orang luar Mesuji, dan meminta agar Roby Ruyudha tidak lanjut dalam seleksi sebagai Bawaslu Mesuji, Ucap Jepri.

Aspirasi masyarakat yang tergabung dari beberapa Ormas menekankan Bawaslu RI melalui Bawaslu Mesuji, Zul Kipli selaku Bendahara Bawaslu Mesuji mengatakan bahwa permintaan hasil dari Audiensi sedang dalam pengantaran untuk di sampaikan ke Bawaslu RI Melalui Bawaslu Provinsi.

Selain itu, Pantusi Ketua DPD PEKAT IB menegaskan sekali lagi ” Kami pribumi asli Mesuji sangat menyayangkan kelakuan tim seleksi biar disangga Organisasi KNPI tetap juga lolos ‘Roby Ruyudha” padahal jelas banyak yang dilanggar

Pantusi ingatkan Bawaslu RI slogannya
” Bersama Rakyat Awasi Pemilu Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu” kalau Robby ini masih lolos keadilan yang mana lagi ujar Ketua Pekat Ib

Apa bila hal ini tidak di indahkan Bawaslu RI. kami warga Mesuji akan lebih Keras lagi menolak Dengan Aksi Damai yang lebih besar di depan Istana Presiden” Tegas Pantusi. (*)