Business Plan UIN RIL Sumbang Medali Emas Pertama di Ajang PKM III

Jambi – Medali emas pertama untuk Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) pada ajang Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Sumatera dan Perguruan Tinggi Islam (PTI) se-Asia Tenggara berhasil disumbangkan oleh Tim Cabang Lomba Business Plan, Selasa (25/07/2023).

Tim cabang Lomba Business Plan UIN RIL terdiri dari tiga mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN RIL yakni Dwi Lestari (Akuntansi Syariah), Nadira Najmi Fitriani (Perbankan Syariah), dan Ghufron Hidayat (Perbankan Syariah).

Sebelumnya, cabang lomba rencana bisnis ini telah melalui tahapan seleksi secara daring dan berhasil lolos menjadi finalis bersama 8 tim lainnya. Hingga tiba saatnya hari ini medali emas berhasil disumbangkan pada tahap final.

Mereka dengan bangga mempresentasikan karyanya di perlombaan bidang ilmiah ini yakni PUKELA (Kerupuk Keong Lampung) di UIN Jambi.

“Kerupuk Keong Lampung (PUKELA) merupakan ide kreatif dan inovatif yang kami buat dari hama hewan yang biasa disebut keong sawah yang kita olah menjadi produk makanan ringan yang enak dan gurih”, terang Dwi Lestari.

Kemudian Nadira menambahkan, kerupuk keong menjadikan daya saing tersendiri bagi mereka yang ingin mendirikan usaha atau industri makanan ringan. Sebab, keong ini dengan mudah ditemukan di lahan pertanian seperti sawah yang biasanya tidak jauh dari tempat tinggal.

“Petani juga sering mengeluh akan hal ini karena keong sawah menjadi hama dan membuat produktivitas mereka menjadi menurun, dan biasanya keong sawah hanya dipungut lalu dibuang begitu saja oleh para petani,” katanya.

Sehingga, hal ini menjadi dorongan untuk membuat olahan makanan ringan yang terbuat dari keong sawah.

“Alhamdulillah memperoleh medali emas tentunya sangat bangga dan sangat senang, karena ikut serta membawa nama UIN RIL mendapatkan lebih banyak prestasi. Semoga UIN RIL tetap mempertahankan prestasinya dengan menghadirkan mahasiswa yang mempunyai potensi di bidang masing masing,” ujarnya.

Selain itu, Ghufron memaparkan kandungan yang ada pada keong sawah sangatlah bermanfaat. Keong sawah ini mengandung zat gizi yang bermanfaat untuk kesehatan yaitu protein, karbohidrat, lemak, fosfor, vitamin, kalsium, zat besi dan kalsium.

Menurutnya, keong sawah juga baik untuk nutrisi otak karena mengandung zat yang dapat mendukung fungsi otak bekerja dengan baik.

Adapun tema proposal pada cabang Business Plan yaitu “Menggali Potensi Daerah untuk Menumbuhkan Kompetensi Bisnis Digitalisasi di Era Revolusi 5.0 Menuju Indonesia Emas”. Lomba ini juga meliputi aspek dasar produk halal, produk kreatif, inovasi teknologi.