Heri Yurizal Efendi Ikuti Pengajian Bersama Jama’ah Al-Amanah

Pesawaran – Berkat do’a dan dukungan warga masyarakat Kecamatan Way Khilau, Heri Yurizal Efendi S.Sos, jadi anggota legislatif Pesawaran preoide 2019 – 2024 .

Hal ini dikatakan lansung oleh Heri Yurizal Efendi, saat memberikan sambutan pada acara pengajian ibu-ibu Al-Amanah Dusun 1 Desa Kota Jawa, di kediaman bapak Azhari Karim, Kamis (15/12/2022).

Menurut Heri, sapaan akrab anggota DPRD Pesawaran ini, kehadiran dirinya dalam pengajian tersebut tak lain untuk meningkatkan tali persaudaraan yang sudah lama terjalin bersama ibu-ibu pengajian dikecamatan way khilau, khussusnya dengan ibu- ibu pengajian Al-Amanah desa kota jawa.

“Saya duduk menjadi anggota DPRD kurang lebih 3 tahun sekarang ini berkat do’a dan dukungan dari ibu-ibu pengajian juga, Meskipun saat pemilihan ada pula yang tidak memilih saya, namun mendo’akan” kata Heri bercanda untuk menghibur ibu – ibu pengajian.

Diketahui pula, anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan ini telah memberikan bantuan Ambal untuk ibu – ibu pengajian Al-Amanah. Bantuan tersebut, kata Heri, adalah janji dirinya beberapa bulan yang lalu untuk membelikan ambal.

“Mudah-mudahan dengan adanya bantuan ambal ini diharapkan bisa bermanfaat dan berguna bagi ibu-ibu pengajian. Kemudian pada tahun 2023 nanti ada peningkatan jalan di Desa Suka Jaya, Desa Bayas Jaya dan Desa Mada Jaya.
sementra pengerjaan drenase ada di Desa Gunungsari, untuk pekerjaan pagar makam letaknya di Desa Tanjung Karta, sedangkan normalisasi berada di Desa Gunungsari yaitu Way Lipang dan Desa Tanjung Kerta” ucap Heri memberitahu ibu-ibu pengajian.

Sementara Kepala Desa Kota Jawa Hi. Kusnadi S. Pd dalam sambutannya mengatakan,
pengajian ini merupakan aktivitas yang menimbulkan interaksi antar sesama anggota dan pengajar
atau ustad yang memberikan berbagai materi dalam rangka pembinaan aqidah Islam
serta menumbuhkan kesuburan sikap sosial serta meningkatkan pengetahuan umum dan
keagamaan.

“forum pengajian ibu-ibu ini dapat dijadikan salah satu lahan pendidikan non-formal untuk meningkatkan kualitas pendidikan ibu-ibu,sekaligus mengembangkan sifat-sifat sosial sekaligus sebagai lahan pembinaan aqidah
Islam” kata Kusnadi.

Kusnadi menambahkan, dalam kegiatan pengajian ibu-ibu ini biasanya selain berupaya menanamkan serta memantapkan aqidah islam, juga untuk membina kerohanian yang dinamis, agar subur dan kuat demi pembangunan manusia seutuhnya.

“Dengan adanya pengajian rutin bulanan ini diharapkan dapat menambah pengetahuan, memperluas pengalaman dan diharapkan pula pengajian ibu-ibu ini dapat dijadikan salah satu fasilitas dalam meningkatkan budaya membaca untuk menimba ilmu agama” tutupnya.

Dalam kesempatan itu pula, ketua pengajian Al-Amanah Eli Yulianti mengucapkan terima kasih pada para jema’ah yang telah sudi melangkahkan kakinya untuk hadir dalam pengajian rutin tersebut. Selain itu pula, Eli menyampaikan dalam pengajian ini di isi pemberian santunan untuk 13 orang anak yatim dan yatim piatu.

“Semoga kekompakan dan kerukunan tetap terjaga sehingga acara pengajian rutin ini tetap berjalan dan menjadi tradisi yang baik di lingkungan kita. Mudah-mudahan juga dengan diadakannya pengajian rutin ibu-ibu ini dapat tetap terjaga silaturahminya agar persatuan dan kesatuan kita sebagai umat islam semakin harmonis” tutup Ketua Pengajian Al-Amanah yang akan mencalonkan diri pada pemilihan DPRD tahun 2024 mendatang. (MP)