Kejari Lambar Terima Uang Pengganti Kerugian Negara Atas Terdakwa Aria Lukita Budiawan

Pesisir Barat – Pihak Keluarga Terdakwa Aria Lukita Budiawan serahkan uang titipan sebagai titipan uang pengganti kerugian Negara terkait tindak pidana korupsi pekerjaan peningkatan jembatan Way Batu di Dinas Pekerjaan Umum, Pertambangan dan Energi Kabupaten Pesisir Barat tahun anggaran 2014 atas terdakwa Aria Lukita Budiawan

Bahwa pada hari Jumat tanggal 02 Desember 2022 sekira pukul 11.00 WIB bertempat di Ruang Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Lampung Barat, Penuntut Umum pada Seksi Tindak Pidana Khusus telah menerima uang titipan dari Ari Sapitri dan Khazairin Aziz (Keluarga Terdakwa Aria Lukita Budiawan) Uang sejumlah Rp. 339.044.115,75 (tiga ratus tiga puluh Sembilan juta empat puluh empat ribu seratus lima belas rupiah tujuh puluh lima sen) sebagai Titipan Uang Pengganti Kerugian Negara terkait Tindak Pidana Korupsi Pekerjaan Peningkatan Jembatan Way Batu pada Dinas Pekerjaan Umum, Pertambangan dan Energi Kabupaten Pesisir Barat Tahun Anggaran 2014 atas terdakwa Aria Lukita Budiawan, S.T Bin Mahpuzi bahwa penyerahan Uang titipan tersebut diterima langsung oleh Tim Penuntut Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Barat, M. Eri Fatriansyah, S.H, yang disaksikan oleh :

1. ZENERICHO,S.H. (Kepala Seksi Intelijen)

2. DENI KURNIAWAN,S.H (Jaksa Fungsional)

3. DWI BANU PURNOMO (Staf seksi Tindak Pidana Khusus)

Selanjutnya atas Titipan Uang Pengganti Kerugian Negara sejumlah Rp.339.044.115,75 (tiga ratus tiga puluh sembilan juta empat puluh empat ribu seratus lima belas rupiah tujuh puluh lima sen) tersebut diserahkan ke Bendahara Penerima yang selanjutnya disetorkan ke Rekening RPL Kejaksaan Negeri Lampung Barat.

Bahwa pemulihan keuangan Negara merupakan tujuan utama dalam penanganan Tindak Pidana Korupsi selain memberikan efek jera. Dalam hal ini, Kejaksaan RI khususnya Kejaksaan Negeri Lampung Barat telah membuktikan kinerjanya melalui pengaktifan pemulihan keuangan Negara yang disebabkan oleh Tindak Pidana Korupsi. (Jhon)