Sidang Prapid SP3 Polda Lampung Sampaikan Jawaban, Yogi Saputra: Jawaban Disampaikan Tak Berdasar Hukum

Bandarlampung – Kuasa hukum polda lampung made kartika menyampaikan saat di wawancarai,

“Jawaban kami adalah proses penghentian penyidikan atas obyeknya yaitu laporan pemalsuan tanda tangan kemudian setelah hasil lab proyensik cabang palembang mendapatkan hasil identik tentunya tidak bisa dilanjutkan ke tahap penuntutan sehingga kami harus menghentikan laporan oleh pelapor,” Kata Made Kartika.

“Jawaban hari ini tentunya kami menyanggah atas permohonan dari termohon dalam hal ini besok diberikan kesempatan kepada pemohon untuk menyampaikan replik, maka kami besok minta waktu untuk membaca replik tersebut sehingga duplik bisa kami sajikan besok” .

Sementara itu, kuasa hukum pelapor yaitu Yogi Saputra PJ, S.H menyampaikan bahwa,

“Agenda hari ini seharusnya replik dan duplik namun karena ditunda kemarin hari ini adalah pembacaan jawaban yang dianggap dibacakan, kami tim penasehat hukum sudah melihat isi jawabannya, ada point dimana polda Lampung membahas tentang surat tanggal 22 agustus 2022, dalam point yang kami tangkap seolah olah kuasa ini melebar dan terlalu lama surat kuasa ini dibuat dengan hari jadwalnya, perlu kita ketahui bahwa perihal surat kuasa khusus yang dijawab oleh polda dengan jawaban tertulisnya tidak diiringi dengan dasar hukum,” papar Yogi S.Pj, S.H.

“Dalam tanggal 22 agustus yang disampaikan oleh polda, perlu saya titik tekankan Bahwasannya kami memang menerima kuasa tersebut namun untuk mencari estaf untuk di uji membutuhkan waktu dua bulan, baru setelah 2 bulan polda lampung baru memberikan estaf tersebut dengan alasan alasan teknis administrasi. Dan kami juga membantah point selanjutnya, bahwa bukan menerima namun kami memproleh estaf ini, kami telah mengirimkan dumas kepada biro sidik mabes polri bahwasanya kami meminta adanya estaf, baru kemudian selang beberapa mingu dumas kami masuk yang tembusannya adalah kapolda lampung dan bareskrim lampung barulah estaf ini kami terima,” Tegasnya. (Kybar)