Diskusi Kolaborasi HILLSI Training Center dan LPK, Dihadiri Wamenaker RI

Bandarlampung – Diskusi santai yang di prakarsa Hillsi Training Centre Provinsi Lampung bersama Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Swasta, yang dihadiri oleh Ketua-Ketua LPK, Wakil Mentri tenaga kerja (Wamenaker) dan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker).

Diskusi tersebut di moderatori oleh Eva Hanifa, S.Pd (Bendahara DPD. HIlLSI Provinsi Lampung) serta Junaidi, S.Kom (Sekretaris DPD HILLSI Provinsi Lampung).

ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Lembaga Pelatihan Seluruh Indonesia (HILLSI)  Menyampaikan, sekitar kurang lebih 40% Lembaga Pelatihan Kerja yang terakreditasi di Provinsi Lampung, ditekankan pula oleh beliau bahwa LPK yang terakreditasi yang bisa mengeluarkan Sertifikat Pelatihan Kerja.

“Ini perlu disosialisakan kepada para masyarakat untuk bisa memililih LPK yang terakreditasi. Karena sudah dipastikan bahwa lembaga tersebut Kredibel dan mumpuni” tuturnya.

Ir. Afriansyah Noor. M.Si,  menyampaiakan pentingnya menciptakan lulusan peserta pelatihan yg memiliki kualitas dan kompetensi sehingga mampu terserap di dunia industri dan dunia kerja maupun mampu berwirausaha. 

“Yang harus kita tekankan adalah penambahan penguasaan bahasa asing untuk peserta pelatihan,” ungkapnya.

Kepala Dinas tenaga kerja Propinsi Lampung Dr. Agus Nompitu S,E. M.T.P Menyampaikan, pentingnya akreditasi Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Swasta maupun Badan Latihan Kerja (BLK) yg berada di Provinsi Lampung.

“Perlunya menjaga sinergitas dan kerjasama yang baik antara LPK dan Dinas Tenaga Kerja mulai dari Kabupaten hingga sampai ke kementrian agar Program-Program Pemerintah dapat terlaksana dengan baik. Sebuah angin segar tentunya bagi Para Pengelola LPK seprovinsi Lampung,” tutupnya. (Kybar)