Aliansi OKP Pesisir Selatan Minta HMPPB Dibubarkan

Bandarlampung – Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Pesisir Selatan yang tergabung di dalam Himpunan Mahasiswa Pemuda Pesisir Barat (HMPPB), HP2B (Bengkunat), P3MB (Way Haru), P3MN ( Ngaras), PERDAPENA (Ngambur), dan PMPS (Pesisir Selatan), FKPMB menyatakan mundur atau keluar dari HMPPB karena dinilai sudah tidak lagi menjalankan nilai-nilai yang tertuang dalam AD/ART.

Dikonfirmasi melalui Via WhatsApp (WA) Heru Kurniawan selaku perwakilan dari aliansi OKP Se-Pesisir Selatan juga sebagai Ketua Umum P3MN (Ngaras) menilai kepengurusan HMPPB yang di nahkodai Fahmi Hasan selama 4 tahun ini sangat fakum dan justru memecah belah kesolidan mahasiswa/pemuda dari Pesisir Barat yang ada di Bandar Lampung.

“Banyak hal yang menjadi dasar kami menyatakan keluar dari HMPPB, diantaranya kepengurusan HMPPB sudah lama fakum dan dari cara komunikasi Fahmi banyak provokasinya sehingga memecah belah kesolidan, ” ucap Heru, (18/11/2022).

Lanjut mahasiswa UBL semester akhir asal ngaras itu menyampaikan dengan bahasa yang tegas atas nama Aliansi OKP Se-Pesisir Selatan (Pesisir Selatan, Ngambur, Ngaras, Bengkunat dan Way Haru) untuk keluar dari HMPPB dan menganggap HMPPB tidak ada  Bandar Lampung.

“Kami sudah koordinasi dan sepakat keluar dari HMPPB,” Ujarnya.

Ditempat yang berbeda Siska Novita (Ketua Perdapena) mengatakan selama ini tidak merasa adanya HMPPB di Bandar Lampung karena tidak ada kegiatan yang mengatasnamakan dan melibatkan seluruh mahasiswa dan pemuda.

“Gak ada kak, belum pernah saya tau HMPPB ada acara yang di hadiri OKP yang ada dari Pesisir Barat,” pungkasnya saat di temui di kampus UIN Raden intan Lampung. (Rls)