Cabuli Anak Dibawah Umur, SD (25) Warga Siring Gading di Amankan Polisi

Pesisir Barat – Diduga melakukan Pencabulan terhadap anak dibawah umur, Pria berinisial SD (25) warga Pekon (Desa) Siring Gading, Kecamatan Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat itu dilaporkan ke Polisi.

SD (25) berhasil di amankan Polisi usai melakukan aksi bejatnya kepada Korban AN (16) warga Pekon Way Haru, Kecamatan Bengkunat Kabupaten Pesisir Barat yang masih berstatus pelajar Sekolah Dasar (SD) yang tak lain masih keluarganya sendiri, (Korban Adik Sepupu Dari Istri Terduga Pelaku).

Mirisnya, aksi bejat pelaku terjadi ditengah situasi dimana keluarga korban sedang dalam berduka, yang diketahui ayah korban baru saja meninggal dunia.

Mengetahui hal itu, Mursal selaku paman korban yang tidak terima atas perbuatan pelaku lantas melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian tertuang dalam No Laporan LP : LP/355/XI/2022/PLD LPG/RES LB/SEK KUNAT, 05 Nopember 2022.

Mursal mengatakan, kronologis kejadian pada hari Jum’at tanggal 4 November 2022 pukul 16.00 Wib lalu, ketika korban bersama adiknya berinisial NR (15) di panggil kerumah korban dan terduga pelaku mengajak korban untuk menonton film bareng di handphone terduga pelaku.

“Awalnya Pelaku dan korban bersama adik korban nonton film di Handphone di kediaman korban yang saat kejadian rumahnya sedang kosong karena keluarga korban sedang ada acara tahlilan dan do’a dirumah saya, lalu selanjutnya pelaku mengajak korban keluar dari rumah dan di bawa ke Way Kandis untuk menonton film dewasa. disitu lah pelaku merudapaksa korban untuk melakukan hubungan intim  layak nya suami istri di semak-semak,” papar Mursal paman korban, Rabu (16/11/2022).

Peristiwa tersebut di ketahui pihak keluarga korban usai korban mengalami pendarahan di bagian intimnya dan menceritakan kejadian, lalu di bawak ke puskesmas terdekat untuk menerima perawatan.

“Korban awalnya takut untuk bercerita karena takut di tampar oleh pelaku, setelah di bujuk oleh pihak keluarga, baru akhirnya korban bercerita sambil menangis. dan pendarahan di bagian intimnya tidak berhenti henti, lalu saya dan pihak keluarga menggotong korban membawa kerumah sakit di Kecamatan Bangkunat,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lampung Barat AKP. M Ari Setiawan, S.H., M.H., mewakili Kapolres Lampung Barat AKBP Heri Sugeng Priyantho membenarkan atas laporan diduga telah terjadi Tindak Pidana Pencabulan Anak di Bawah Umur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 ayat (2) Jo Pasal 76D atau Pasal 82 ayat (1) Jo Pasal 76E Undang-Undang RI No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

“Saat ini pelakunya sudah berada di Polres, dan sudah ditetapkan sebagai tersangka, dalam kasus persetubuhan tersebut,” Kata AKP M. Ari Setiawan. (Jhon)