“Lamaran Anak Bupati Lampura Gunakan Rumah Dinas”, Bupati Budi Utomo Kembali Menuai Protes Masyarakat

Lampung Utara – Belakangan Protes dari masyarakat Kabupaten Lampung Utara (Lampura) kepada Bupati Budi Utomo terus bergulir. Lantaran Budi Utomo dinilai tidak mampu bekerja secara profesional dan maksimal dalam memimpin “Ragem Tunas Lampung”.

Hari ini, Juaini Adami Ketua DPC POSPERA Lampura itu kembali geram dan melakukan protes kepada Bupati Budi Utomo yang lantaran menggunakan Rumah Dinas (Rumdis) untuk menggelar lamaran Putri dari Bupati Lampura itu.

“Kacau ini, itu kan rumah Dinas, kok dipakai untuk urusan pribadi/keluarga, ada apa ini?,” Kata Juaini. Minggu (30/10/2022).

Bapak Bupati Budi Utomo harus mawas diri, jangan semena-mena dengan fasilitas negara yang sudah diterima. Kalau urusan pribadi ya seharusnya dikerjakan dirumah pribadi, inikan urusan nya akan menikahnya anak perempuan pak Bupati.

“Kalau urusan anak menikah saja pakai fasilitas negara, bagaimana dengan urusan lainnya. Emang anggaran dari mana kalau bukan anggaran Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, sementara masyarakat saja sangat kesulitan untuk bertemu Bupati,” Ujarnya.

Juaini juga meminta agar Aparat Penegak Hukum (APH) telusuri penyalahgunaan aset negara itu (rumdis). “Apakah sudah dilaporkan terlebih dahulu penggunaan rumah dinas untuk keperluan pribadi ?, Kalaupun sudah dilaporkan, kemudian anggaran nya bagaimana?,” Tanya Ketua DPC POSPERA Lampung Utara itu.

Kemudian, lanjutnya, APH harus jeli dan tegas, telusuri penyalahgunaan rumah dinas tersebut. Gak bisa dibiarkan ini! Kita sebagai masyarakat Lampung Utara sedih, keterpurukan ini semakin menjadi-jadi.

“Masyarakat aja gak pernah bisa ketemu Bupatinya sendiri. Alasan sakit melulu, tapi tiba-tiba menggelar acara pribadi di rumah dinas. Kacau sekacau-kacaunya!!,” Pungkasnya. (*)