“Peringatan Hari Sumpah Pemuda”, LMID Balam Gelar Aksi Damai Di Depan Kampus UBL

Bandarlampung – Dalam Peringatan Sumpah Pemuda yang Ke-94 Liga Mahasiswa Indonesia Demokrasi melakukan Aksi dengan mengusung isu “Pemuda-Mahasiswa Bersatu Menolak Segala Kebijakan Rezim Anti Rakyat” di Depan Universitas Bandarlampung (UBL), Jum’at (28/10/2022).

Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 adalah bukti sejarah yang menunjukkan bahwa generasi muda di seluruh Indonesia dapat bersatu dan memegang peran yang sangat besar dalam kemerdekaan Indonesia.

“Inilah takdir sejarah yang turut menimpa rakyat Indonesia. Tak bisa dibantah, penggerak utama perekonomian nasional Indonesia adalah aliran kapital asing, dalam skema hutang luar negeri maupun investasi asing langsung (foreign direct investment). Rezim Jokowi-Amin sebagai boneka imperalis bertanggung jawab atas krisis ekonomi yang tak kunjung temu jalan keluar,” ucap Rizky Aditia Nugraha Ketua Umum LMID Saat menyampaikan Orasi.

Selain itu, Rizky Aditia Nugraha mengatakan, bahwa Politik regulasi pada pemerintahan rezim Jokowi-Amin yang tidak substansial merupakan dampak dari kebijakan ekonomi-politik Neoliberalisme yang ada.

“Mulai dari system pendidikan yang tidak gratis, tidak ilmiah, dan tidak demokratis, RUU sisdiknas, revisi KUHP, undang-undang nomor 11 tahun 2020 tentang cipta kerja, hingga kenaikan harga BBM. Krisis memaksa mereka untuk selalu mengandalkan hutang dan investasi, bahkan demi memperlancar rencananya rezim Jokowi-Amin tak segan menciptakan kebijakan guna mempermudah Imperalisme masuk ke Indonesia,”ujarnya.

Untuk merespon situasi Nasional yang berdampak kepada penderitaan masyarakat, melalui semangat Sumpah Pemuda bisa dijadikan titik awal untuk kembali menyatukan gerakan pemuda (gerakan mahasiswa). Dengan kembali menyingkirkan sekat-sekat kesukuan, ideologi, bahasa, budaya, dan kepentingan kelompok yang bertujuan untuk menghimpun kekuatan dan menciptakan gerakan bersama dalam upaya untuk menolak kebijakan rezim anti rakyat.

Diketahui ada beberapa hal yang menjadi tuntutan dalam aksi memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-94 antara lain.
1.Wujudkan pendidikan gratis,ilmiah, dan demokratis
2.Tolak RUU sisdiknas
3.Cabut Omnibus Law
4. Tolak RKUHP
5. Tolak kenaikan harga BBM. (Dp/Kybar)