Gelar Paripurna, DPRD Pesawaran Bahas Raperda APBD Tahun 2023

Pesawaran – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesawaran menggelar rapat paripurna penyampaian Raperda APBD tahun 2023, di Gedung DPRD setempat, Senin (17/10/2022).

Dalam rapat paripurna tersebut, Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona menjelaskan, bahwa perekonomian nasional dan daerah belum sepenuhnya pulih dan bangkit karena muncul kembali ancaman inflasi, yang berdampak pada kebijakan Pemerintah Pusat khususnya mengenai dana transfer yang akan berpengaruh pada APBD tahun 2023.

“Oleh karena itu, Pemkab Pesawaran sudah mempersiapkan kebijakan fiskal untuk tahun 2023, selain untuk mendukung pencapaian visi dan misi dan tujuan pembangunan daerah juga untuk mempercepat program pemulihan ekonomi,” jelasnya.

Selanjutnya, Raperda APBD tahun 2023 disusun berdasarkan KUA PPAS yang telah disepakati, dan mempedomani Permendagri No: 84/2022, tentang pedoman penyusunan APBD tahun 2023.

“Perkembangan berbagai kondisi, baik ekonomi makro Nasional, regional dan daerah, kebutuhan penyelenggaraan pemerintah daerah, penetapan target dan prioritas pembangunan daerah, penanganan inflasi akibat kenaikan BBM, persiapan pemilihan umum dan Pilkada serentak tahun 2024 yang harus dipersiapkan pada tahun 2023, serta berbagai isu aktual yang menjadi pertimbangan penyusunan rancangan APBD tahun 2023,” tuturnya.

Bahkan, untuk pendapatan daerah dalam rancangan APBD tahun 2023 diproyeksi sementara sebesar, Rp1.575.182.306.242 triliun, pendapatan asli daerah diproyeksi sebesar Rp115 miliar, dan pendapatan transfer diproyeksikan sebesar Rp1.457.856.060.883 triliun serta lain-lain pendapatan daerah yang sah diproyeksi sebesar Rp2.326.245.359 miliar.

“Selanjutnya Belanja Daerah dalam rancangan APBD tahun 2023 direncanakan sementara sebesar Rp1.552.382.306.242 triliun, dan pada pembiayaan penerimaan pembiayaan pada rancangan APBD tahun 2023 diproyeksi sebesar Rp9 miliar, dan pengeluaran pembiayaan pada rancangan APBD tahun 2023 direncanakan sebesar Rp31,8 miliar,” katanya.

“Selanjutnya Belanja Daerah dalam rancangan APBD tahun 2023 direncanakan sementara sebesar Rp1.552.382.306.242 triliun, dan pada pembiayaan penerimaan pembiayaan pada rancangan APBD tahun 2023 diproyeksi sebesar Rp9 miliar, dan pengeluaran pembiayaan pada rancangan APBD tahun 2023 direncanakan sebesar Rp31,8 miliar,” katanya.

“Mempedomani dengan terbitnya surat Menteri Keuangan Nomor S-173/PK/2022, Raperda tentang APBD tahun 2023 ini, dapat segera dilakukan pembahasan, dan persetujuan bersama DPRD,” tandasnya. (Red/MP)