LMPI Lampung : Hati-Hati! Pelaku Curanmor Tak Pilih-Pilih Sasarannya, Tekab 308 Diminta Cepat dan Tegas

Bandarlampung – Pelaku kejahatan jalanan terutama Curanmor nampaknya tak peduli adanya hukum. Faktanya, kejahatan tersebut masih marak terjadi di sejumlah daerah belakangan ini. Pelaku tak hanya menyasar orang kampung namun juga beraksi di perkotaan.

Seperti yang terjadi di kota Bandar Lampung baru-baru ini, sang pencuri yang terekam kamera pemantau (cctv) menggasak sepeda motor milik seorang dokter yang juga selaku petinggi relawan Jokowi , BAraJP dr. Really Regen. Demikian, pernyataan itu di sampaikan oleh R.Budiyanto, Sekretaris Markas Daerah Laskar Merah Putih Indonesia,(LMPI)) Provinsi Lampung, Sabtu, (30/9/22)

“Aksi kejahatan ini tentunya menimbulkan keresahan di masyarakat. Dan sudah sering terdengar pula nyawa melayang akibat aksi kriminal seperti ini.” ungkapnya.

Menurut pria yang akrab disapa Budi ini, tindakan cepat dan tegas aparat keamanan dalam hal ini Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung tentunya sangat diperlukan untuk keamanan dan ketenangan masyarakat.

Dibentuknya Tekab 308 Polda Lampung, lanjut dia, adalah dilatar belakangi oleh tewasnya anggota Brimob Polda Lampung Bharada Jefry Saputra, yang tewas di tangan pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) pada 27 Agustus 2015 di ATM kawasan Jalan Tengku Umar, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung.

“Saya masih inget, di era Kapolda Lampung saat itu dijabat oleh Brigjen Pol (Purn.) Edward Syah Pernong , dibentuk team khusus anti bandit 308 (Tekab 308) untuk memburu dan menangkap pencuri motor miliknya anggota Brimob. Sadis nya si pelaku juga menembak anggota Brimob tersebut hingga tewas di tempat,” terang Budi

Tekab 308 tambah Budi, merupakan tim khusus yang ditugasi memburu para pelaku tindak kejahatan dan melakukan penangkapan terhadap para pelaku kriminalitas yang kerap meresahkan masyarakat di Lampung.

“Saya berharap dan pasti masyarakat juga berharap yang sama, Tekab 308 untuk memburu kawanan pelaku tutupnya. (*)