6 Mahasiswa UNILA Ikuti KKN Kebangsaan

Bandarlampung – Enam Mahasiswa Universitas Lampung (Unila) ikuti Program KKN Kebangsaan ke-10 dan KKN Bersama, Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (BKS PTN) Wilayah Indonesia Bagian Barat tahun 2022, Sabtu (16/07/2022).

Enam mahasiswa terpilih antara lain Muhammad Bintang Firdaus dan Ardella Dean Awalia dari Jurusan Ilmu Komputer Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA), Dedek Irvansyah dari Jurusan Ilmu Hukum Fakultas Hukum (FH), Ahmad Agung Wijaya dari Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB), serta Anggun Trishia Uswatun Hasanah dan Retno Anisa Putri dari Jurusan Pendidikan Tari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Para delegasi mewakili Unila pada program KKN Kebangsaan ke-10 yang dilaksanakan di Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulau Pisau, Kalimantan Tengah, hingga 20 Agustus mendatang.

Ketua Senat Unila, Muhammad Basri memberikan semangat dan arahan kepada para delegasi KKN Kebangsaan, Ia mengatakan, para delegasi terpilih patut bersyukur karena tidak semua mahasiswa dapat mengikuti program tersebut. Untuk itu keenam peserta diimbau selalu menjaga nama baik Unila dan mempelajari kearifan lokal masyarakat setempat yang akan didapatkan saat pembekalan untuk disampaikan kepada rektor Universitas Palangka Raya.

“Di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung. Pandai-pandailah membawa diri dan menjaga ucapan,” ujar Basri.

Senada, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unila, Lusmeilia meminta para mahasiswa delegasi untuk membekali pengetahuan berkenaan dengan keragaman bahasa dan kebudayaan Lampung, kemudian memperkenalkan adat dan budayanya di kancah nasional.

“Terima kasih kepada para DPL yang terus membimbing para mahasiswa mempersiapkan diri dalam program KKN Kebangsaan,” katanya.

Keberangkatan Enam Mahasiswa KKN tersebut didampingi oleh ketua dan sekretaris LPPM Unila, para DPL, dan tim Sentra KKN. Para delegasi akan mengikuti Pembukaan dan Pembekalan KKN Kebangsaan mulai 17 hingga 19 Juni 2022, di Universitas Palangka Raya. (Ap)