‘Dinas PU Lambar Disorot’, Proyek Check Dam Cipta Waras Dinilai Serampangan

Lampung Barat – Rehabilitasi Check Dam Waras Jaya berlokasi di Pemangku Waras Jaya, Pekon (Desa) Cipta Waras, Kecamatan Gedung Surian melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Lampung Barat untuk menampung debit saluran air yang sangat besar apa bila musim penghujan terkesan asal jadi.

Pasalnya, Proyek pembangunan Check Dam yang di kelola oleh CV. ZHIRAN PUTRA MANGGALA besar anggaran Rp. 354.000.000., (Tiga Ratus Lima Puluh Empat Juta) dengan pajang Gorong-gorong 23 Meter lebih, lingkaran 45 cm dan ketinggian tanah untuk minimum sekitar 8 meter di duga tidak sesuai dengan spesifikasi bahkan pekerjaan gorong – gorong chek Dam menurut saat salah satu anggota yg tergabung di Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Kabupaten Lampung Barat meninjau langsung lokasi pekerjaan, tidak adanya waktu pelaksanaan kegiatan.

Parahnya, ketika salah satu anggota dari AWPI ini menghubungi pihak pemborong melalui WhatsApp pribadinya Dedy H menegaskan,” jangan tegur saya,! tegur langsung Pihak PU Pemerintah, “jelasnya selasa, (12/07/2022).

Menurut JN dan AL selaku masyarakat Pekon Cipta Waras yang agar namanya tidak disebutkan, mengeluhkan pekerjaan bangunan Check Dam untuk pemasangan Gorong-gorong tidak sesuai dengan keinginan masyarakat.

”Apa lagi akan di timbun tanah yang sangat banyak jadi untuk kekuatannya kurang menjamin, takutnya belum lama di bangun sudah jebol mas Apa lagi pembangunan ini kalau di lihat pekerjaan sekarang di takutkan berdampak buruk bila seandainya tidak sesuai. Saluran ini kan sangat di butuhkan untuk persawahan, dan kolam perikanan. Kalo seandainya jebolkan malah menimbulkan kerugian bagi masyarakat di sekitarnya,” Keluh seorang Warga.

Lanjutnya, sebenarnya kami sebagai masyarakat sangat senang dengan pembangunan atau perbaikan Chek Dam dari Pemerintah karna ini merupakan sebagai jalan lingkar dan jalan pertanian yang di pakai masyarakat,” tambahnya.
Diharapkan instansi terkait dalam hal ini dinas PU Lampung barat segera menindak lanjuti keluhan masyarakat setempat. (Pin)