Tim Juri Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Tinjau Kelurahan Pringsewu Barat

Pringsewu – Kabupaten Pringsewu pada tahun 2022 mengikuti Lomba Kelurahan tingkat Provinsi Lampung, yang di ikuti oleh Kelurahan Pringsewu Baru. Pada hari ini Senin (4/7/2022) Tim Penilai Lomba Kelurahan tingkat Provinsi Lampung menilai Kelurahan Pringsewu Barat di Kelurahan Pringsewu Barat.

Pada lomba Kelurahan tingkat Provinsi Lampung ini turut hadir PJ Bupati Pringsewu Adi Erlansyah SE, MM, Sekda Pringsewu Heri Iswahyudi, Camat Pringsewu Maudy Arina zola,Lurah Pringsewu Barat Cecep Irawan, dan mewakili Gubernur Lampung Staf Ahli Bidang Pemerintahan hukum dan Politik Syaiful Darmawan SH MH, beserta Rombongan tim Penilai lomba Kelurahan Provinsi Lampung tahun 2022.

Dalam sambutannya Cecep Irawan selaku Lurah Pringsewu Barat menyampaikan terimakasih atas kehadiran Tim Penilai Lomba Kelurahan tingkat Provinsi Lampung yang di wakili oleh Staf ahli Pemerintahan , Hukum dan Politik Syaiful Darmawan SH, MH yang sudah hadir di Kabupaten Pringsewu khususnya di kelurahan Pringsewu Barat, Kecamatan Pringsewu.

Dijelaskan Cecep, Pringsewu Barat Luas 179 Hektare yang berbatasan dengan kelurahan Pringsewu Selatan, Pringsewu Utara dan Pringsewu Timur.

Kelurahan pringsewu Barat menetapkan inovasi yang lebih singkat dengan menerapkan pelayanan melalui Whatsapp. Meliputi pembuatan KTP,  Akte dan surat menyurat lainnya.

“Kami juga menerapkan barcode bagi tamu yang berkunjung ke Kelurahan Pringsewu Barat. Dengan demikian warga bisa terlayani dengan cepat dan singkat,”.

“Disamping itu kami di kelurahan pringsewu Barat mengolah talas menjadi naget yang bahan bakunya berasal dari talas,” jelas Cecep.

“Untuk mencegah stunting kami di pringsewu Barat mengolah sayuran bergizi untuk anak usia dini yakni Layurzini,” terang Cecep.

Pj Bupati Pringsewu, Adi Erlansyah SE, MM dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada Staf ahli Gubernur Lampung dan tim Penilai lomba Kelurahan tingkat Provinsi Lampung tahun 2022.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Pringsewu saya mengucapkan selamat datang kepada rombongan tim penilai klarifikasi lapangan lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi lampung di kelurahan Pringsewu barat, Kecamatan Pringsewu, Kabupten Pringsewu.

Merupakan suatu kebanggaan sekaligus kebahagiaan bagi kami, karena Kelurahan Pringsewu Barat menjadi salah satu Kelurahan yang dikunjungi, semoga kehadiran Tim dari Provinsi Lampung pada saat ini membawa berkah tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Pringsewu.

Ditambahkan Adi Erlansyah Klarifikasi lapangan yang dilaksanakan pada hari ini merupakan tahapan ketiga dari tahapan penilaian lomba desa dan kelurahan, setelah di adakan seleksi administrasi dan pemaparan tentang profil Kelurahan, keunggulan dan inovasi oleh Lurah dan ketua Tim Penggerak PKK.

Berdasarkan rangkaian tahapan tersebut, dan dilihat dari dua tahun terakhir evaluasi
perkembangan Kelurahan Pringsewu Barat termasuk pada Kelurahan yang cepat berkembang dengan keunggulan-keunggulan dan inovasi yang dimiliki antara lain :

a).Dari segi penyelenggaraan Pemerintahan dalam hal pelayanan administrasi masyarakat.

b). Rasa kebersamaan dan jiwa gotong royong dari warga masyarakat yang terus terbina dengan baik sampai dengan saat ini.

c). Dalam hal berinovasi yaitu berkembangnya pembuatan makanan berbahan non beras yaitu talas yang diolah menjadi aneka makanan bergizi dan menggugah selera.

Lanjut Adi Erlansyah, Pelaksanaan lomba juga merupakan motivasi dan evaluasi kepada Pemerintah Daerah dan Kelurahan dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat yang lebih baik.

“Disamping itu lomba kelurahan juga sebagai wadah apresiasi dari pemerintah pusat dan
pemerintah daerah berupa penghargaan kepada kelurahan atas prestasi yang telah dicapai dalam upayanya memajukan, mendorong untuk mandiri dan mensejahterakan warganya,” ungkap Adi Erlansyah.

Mewakili Gubernur Lampung Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Syaiful Darmawan SH, MH dalam sambutannya membacakan sambutan Gubernur Lampung Arinal JunaidiJunaidi yang isinya adalah sebagai berikut :

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa salah satu media untuk melaksanakan evaluasi terhadap efektivitas penyelenggaraan pemerintah Desa maka pemerintah menerbitkan peraturan menteri Dalam negeri nomor 81 tahun 2015 tentang evaluasi desa dan kelurahan.

Evaluasi perkembangan desa dan kelurahan adalah suatu upaya penilaian tingkat penyelenggaraan pemerintahan kewilayahan dan kemasyarakatan yang didasarkan pada instrumen evaluasi perkembangan desa dan kelurahan, guna mengetahui efektivitas dan status perkembangan serta tahapan kemajuan desa dan kelurahan.

Instrumen evaluasi perkembangan desa dan kelurahan adalah alat untuk digunakan menilai serta menentukan status tertentu dari capaian hasil tingkat perkembangan desa dan kelurahan salah satu tahap dalam rangka evaluasi adalah acara pada hari ini yaitu perlombaan desa atau kelurahan yang meliputi tiga bidang penilaian, yaitu bidang pemerintahan desa, bidang kewilayahan desa, dan bidang kemasyarakatan desa dengan 19 aspek dan 460 indikator penilaian, jelas Syaiful Darmawan.

Lebih lanjut Syaiful Darmawan menjelaskan “Pengembangan desa dan kelurahan pada Tahun 2022 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana pada tahun ini kita masih dalam kondisi pandemik covid-19 yang sedang melanda dunia dimana pandemi ini sangat berpengaruh terhadap kondisi ekonomi sosial dan masyarakat di Indonesia termasuk di provinsi Lampung, walaupun pandemi sudah cukup melandai penerapan protokol kesehatan Pada pelaksanaan lomba desa dan kelurahan adalah hal yang harus dilakukan dengan sebaik-baiknya masa endemi ini menjadi tantangan tersendiri bagi desa dan kelurahan atau kelurahan untuk tetap melakukan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di lingkungannya, dengan melakukan inovasi sesuai dengan potensi yang ada di desanya masing-masing, hal ini sejalan dengan tema lomba desa dan kelurahan Tahun 2022 yaitu Desa dan Kelurahan tangguh ekonomi masyarakat tumbuh,” kata Syaiful Darmawan.

“Melalui kesempatan yang baik ini saya minta kepada kepala desa atau lurah beserta perangkat dapat memberikan data yang akan dijadikan bahan oleh tim penilai untuk menentukan potensi serta saran perbaikan yang harus dilaksanakan agar proses penyelenggaraan pemerintahan pelaksanaan pembangunan pembinaan masyarakat dan kebudayaan masyarakat desa akan semakin berhasil, dan berdaya guna sebagaimana harapan kami desa-desa dan kelurahan-kelurahan di provinsi Lampung makin berjaya,” tutup Syaiful Darmawan. (R)